Melalui Tulisan, Syifa Empat Kali Dapatkan Royalti

BATAM – Namanya Syifa Balqish. Meski baru duduk di bangku kelas VIII Akhwat Sekolah Menengah Pertama Islam Terpadu (SMP IT) di Batam, namun berbagai prestasi berhasil ditorehkan. Hasil karya tulisannya berhasil diterbitkan oleh percetakan nasional.

Sedari kelas III sekolah dasar, Syifa Balqish sudah memiliki bakat menulis cerita pendek (cerpen). Hobinya itu ditekuni dengan terus mengasah kemampuan menulis. Meski banyak karya yang dihasilkan, namun gadis cantik ini, masih belum berani mengirimkan cerpennya untuk dicetak.

Tekad besar ingin menjadi penulis, akhirnya Syifa Balqish memberanikan mengirim cerpennya ke salah satu percetakan nasional. Hasilnya, sungguh membanggakan. Cerpennya diterima, dan siap diterbitkan oleh percetakan tersebut. Dari hasil karya tulisan itu, Syifa Balqis sudah empat kali memperoleh royalti.

Saat ditemui, gadis berkulit putih menggunakan jilbab dan berkacamata ini mengisahkan, sejak duduk dibangku SD sudah hobi menulis cerpen. Dengan memanfaatkan kertas bekas orangtuanya yang tidak terpakai. Kerta tadi dimanfaatkan untuk menuangkan inspirasi dan ide-ide yang terekam dalam pikiran dengan membuat cerpen dari berbagai kisah. Sehingga kebiasaan menulis cerpen tidak terasa, terus mengalir secara alami hingga menginjak SMP baru memberanikan hasil karyanya dikirim ke percetakan Nasional.

Dan salah satunya yang sudah terbit berjudul My Sister My Love atau kecil-kecil punya karya, yang diperuntukan bagi anak-anak dengan desain caver cukup menarik perhatian pembaca yang menkonbinasikan warna dan bentuk gambar dua wanita berhadapan. Dengan bergandengan tangan, bertanda sebagai persaudaraan dan persahabatan yang tidak bisa dipisahkan.

Alhamdulillah, sekarang sudah mendapatkan empat royalti dari hasil karya tulisan saya. Dan ini sebagai pendorong semangat saya, untuk terus berkarya melalui tulisan-tulisan,” kisahnya putri bungsu dari pasangan Dr Ade Kristiawan, Kepala Puskesmas Tanjungbalai Karimun dan Hj Yeli Amd keb SE, Kasi Perlindungan Hak Perempuan Dinas PP, KB, PP dan PA Karimun.

Selain hobi menulis, Syifa juga menyukai buku berbahasa korea, inggris dan jepang. Disela-sela belajar dirinya tetap meluangkan waktu untuk menulis, yang cita-citanya nanti ingin menjadi dokter seperti orangtuanya. Dengan motto hidup, segala sesuatu yang bisa kita bayangkan adalah nyata. Suatu saat nanti, bisa tercapai menjadi dokter sekaligus penulis yang handal ditingkat Nasional.

Selain itu juga, dirinya suka membuat experimen dari bahan-bahan bekas kotak untuk dijadikan mainan anak-anak, seperti rumah kardus, tempelan untuk kamar perempuan dan sebagainya. Sedangkan, prestasi yang telah diraihnya mulai kecil menjadi juara pertama dalam lomba menyusun balok tingkat PAUD se kabupaten Karimun. Kemudian, juara pertama fashion show busana muslim ditingkat PAUD kabupaten Karimun. Hingga, saat ini ada dua lagi hasil karya tulisannya yang akan terbit kembali, setelah My Sister My Love.

“Bukunya sudah beredar di berbagai gerai buku diseluruh Indonesia. Saya mengajak teman-teman ayo, sejak sekarang kita berani berkreasi disegala bidang dan hobi. Biar kelak bisa mandiri, serta menjadi kebanggan keluarga dan masyarakat,” ungkapnya. (tri)

 

Sumber: Batam Pos

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*