200 Guru PAUD Ikuti Seminar dan Workshop Bidang PAUD JSIT Kaltim

SAMARINDA, KALTIM – Ahad (23/9) bertempat di Gedung Erlangga Samarinda, sebanyak 200 guru Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) mengikuti Seminar dan Workshop Bidang PAUD yang diselenggarakan oleh Jaringan Sekolah Islam Terpadu  Wilayah Kalimantan Timur. Kegiatan ini digelar sejak Kamis s.d Ahad, 20-23 september 2018. Dari hari pertama kegiatan berlangsung, peserta antusias dalam mendengarkan dan mempraktikkan ilmu yang disampaikan oleh fasilitator dari JSIT Indonesia, Yanthi Haryanti, S.Psi, M.Pd.

Kegiatan ini diselenggarakan bertujuan untuk meningkatkan kemampuan guru-guru PAUD dalam melaksanakan tugasnya: meningkatkan pendidikan dalam mencerdaskan kehidupan bangsa dan mengembangkan manusia seutuhnya, serta meningkatkan pengetahuan dan keterampilan. Kegiatan ini juga dilakukan bersamaan dengan pelantikan pengurus forum guru PAUD JSIT Kalimantan Timur sebagai wadah para guru untuk melakukan training dan pelatihan intensif untuk mengimplementasikan kurikulum 2013 dan konsep Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) berbasis keluarga.

Bertempat di gedung yang sama, puncak dari kegiatannya adalah seminar pada Ahad, 23 September 2018. Diawali dengan sambutan Ketua JSIT Kalimantan Timur, Abdul Wahab Syahrani, serta dihadiri oleh Pengurus Harian JSIT Kalimantan Timur lainnya. Dilanjutkan pemaparan materi oleh Kabid PAUD Dikmas Dinas Pendidikan, Endang Sri Rumiyati, MM. Endang menyampaikan pesan kepada guru PAUD agar mewujudkan PAUD dan guru berkualitas.

“Indonesia akan menghadapi tantangan baru, jika tidak dipersiapkan dengan baik, maka kedepannya Indonesia bisa berada di bawah negara lain. Penciptaan PAUD berkualitas menjadi salah satu upaya mempersiapkan generasi mendatang,” ungkap Endang.

Pemateri selanjutnya tak kalah inspiratif. Narasumber langsung dari ketua divisi PAUD JSIT Indonesia, Yanthi Haryanti, S.Psi, M.Pd. Yanthi menyampaikan materi pendidikan berbasis keluarga.

“Keluarga adalah pondasi awal dalam pendidikan anak kita. Guru PAUD harus bisa menjadi ayah dan bunda bagi anak-anak orang lain yang dititipkan kepada kita.” jelas Yanthi menjelaskan.

Humas Jsit Samarinda

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*