Siswa SMP Ummul Quro Depok Merintis Prestasi International Dengan Games Edukasi 4.0

Bermula dari kesukaan bermain game dan kesadarannya bahwa Generasi Z adalah generasi yang berfokus pada teknologi sekaligus rasa prihatin terhadap banyaknya game yang kurang mendidik yang berkembang luas saat ini, Geodipa Ryu (13 Tahun) siswa kelas 8 SMPIT Ummul Quro Depok Jawa Barat telah berhasil membuat sebuah educational game dengan judul SMART-G 4.0 : Creative Learning of Generation Z in The Digital Era yang mengantarkannya sebagai peraih medali emas pada ajang International Science Technology and Engineering Competition 2020.

Kompetisi yang rutin dilaksanakan oleh International Youth Scientist Association (IYSA) ini melaksanakan perhelatannya tahun ini di Bandung pada tanggal 13 sd 16 Januari 2020 lalu dan diikuti oleh 14 negara yaitu Malaysia, Philippine, Turkey, Turkmenistan, Thailand, Pakistan, India, dll dengan jumlah peserta mencapai 200 orang dan terbagi dalam bidang Science, Technology dan Engineering.

Adalah kebanggan tersendiri untuk Geo telah berhasil mempersembahkan karya terbaiknya untuk sekolah dan bangsa Indonesia pada umumnya. Rasa lelah selama 6 bulan untuk merancang, proses coding, uji coba dan mengimplementasikan game tidak hanya berbuah manis berupa medali emas, tetapi juga persetujuan dari google sehingga game tersebut saat ini sudah dapat diakses di seluruh dunia melalui playstore dengan nama global warming (educational entertainment).

Secara singkat game ini menghadapkan para pemainnya pada misi untuk menyelesaikan 7 petualangan menghadapi pemanasan global yang terjadi di dunia saat ini. Untuk memenangkan permainan maka para pemain harus dapat mengalahkan para monster penyebab global warming dengan taktik menemukan informasi sebanyak-banyaknya tentang global warming, menyelesaikan pertanyaan-pertanyaan kunci dan melawan peperangan. Bila pemain dapat menyelesaikan misi dengan tepat maka game berbahasa inggris ini dapat diselesaikan dengan durasi kurang lebih 1 sd 2 jam.

Geo merupakan anak pertama dari dua bersaudara pasangan Uky Moh Masduki dan Echy Saljudilangit yang lahir di Semarang, 26 Agustus 2006. Saat ini Geo berdomisili di Mahakam Residence 2 Jagakarsa Jakarta Selatan. Berbekal hobby pada bidang IT, dan kesukaan pada mata pelajaran IPA, Matematika dan Bahasa Inggris serta dukungan penuh dari sekolah, guru, orangtua dan teman-temanya membuat Geo berani mencoba dan menantang dirinya sendiri untuk keluar dari zona nyaman dan meraih mimpinya menciptakan sesuatu yang bermanfaat bagi masyarakat.

Penghapal 6 Juz Al-Quran dan Best 10 Olimpiade Literasi dan Sains Nasional 2019 ini menyadari bahwa generasi Z saat ini populasinya sudah mencapai 32% dari populasi masyarakat dunia. Generasi Z memiliki fokus yang lebih tinggi pada produk-produk teknologi dan minat mereka tidak dapat dipisahkan dari dunia game. Karena itu, solusi terbaik adalah dengan menggabungkan dunia game dengan dunia pendidikan. Game yang digunakan didalam dunia pendidikan akan sangat memudahkan generasi Z dalam proses belajar dibanding sekedar membaca buku atau mendengarkan guru di depan kelas.

Game pendidikan sebagai creative learning akan memberikan dampak yang cukup signifikan. Dari penelitiannya, Geo dapat membuktikan bahwa SMART-G 4.0 selain sebagai game yang bermanfaat dan menyenangkan juga sekaligus berimpak pada meningkatnya nilai mata pelajaran IPA pada materi Global Warming sebesar 80%.
Geo menghadapi beberapa kendala yang juga tidak mudah ketika proses membuat game, mengikuti kompetisi dan proses pendaftaran dan verifikasi di playstore.

Keterbatasan pengetahuan, pengalaman dan motivasi yang tiba-tiba turun harus Ia selesaikan pelan-pelan. Namun Ia bersyukur berada pada lingkungan yang selalu siap membantu dan mendukungnya. Orangtua, Kak Abdurrois (Guru IT), Bu Dwi Yuliatin (Guru Science-Kepala Sekolah), Miss Diana dan Annisa (Guru Bahasa Inggris) dan Pak Farid (Wakasek Kesiswaan) dari sekolahnya adalah tim inti yang menjadi pendukung terbesar untuk apa yang telah diraihnya saat ini.

Saat ditanya kemana Geo akan melanjutkan pendidikan di masa depan? Geo bermimpi untuk bisa masuk ke salah satu SMA terbaik di Jakarta dan menempuh pendidikan tingginya di ITB dan MIT – United States di bidang Science and Technology. Dia juga bermimpi agar anak-anak Indonesia bisa berinovasi sesuai minat dibidangnya untuk bermanfaat bagi agama dan memajukan bangsa Indonesia menjadi bangsa yang besar.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*