SDIT Qurrata A’yun Kalsel Gelar Kemah Virtual di 2021

 

Kandangan (09/03) — Tak ada alasan karena pandemi, kegiatan tahunan tetap bisa terlaksana walaupun dengan suasana berbeda. Agenda tahunan yang diberi nama Camping & Mabit Virtual 2021 yang mengusung tema ‘Meski Pandemi Pramuka tetap di Hati’ ini diselenggarakan oleh Pramuka SDIT Qurrata A’yun Kandangan.

Kegiatan ini diikuti siswa-siswi kelas 4, 5 dan 6 SDIT Qurrata A’yun Kandangan. Dilaksanakan selama dua hari, sabtu dan minggu (27-28 Februari 2021) di rumah masing-masing.

Sama halnya berkemah biasa, peserta tetap dibagi menjadi beberapa kelompok atau regu dengan dua orang bina damping ditiap regu. Jumlah regu pada kemah kali ini ada 20 regu, 11 regu putra dan 9 regu putri.

Kegiatan dilaksanakan secara online (virtual) dengan media Whats App Grup, Zoom, Google Meet dan Live Youtube.

Kegiatan ini dibuka dari pukul 14.00 WITA dengan agenda mendirikan tenda, lanjut temu sapa peserta secara virtual live zoom dan youtube, memasak, peringatan isra mi’raj, mabit dan senam bersama.

Acara bertambah meriah dengan diadakannya lomba-lomba seperti berfoto mirip Baden Powel, berfoto mirip pahlawan wanita, tenda terbaik, tilawah terbanyak, memasak dari bahan dasar pisang, foto mabit bersama keluarga sampai regu terbaik selama berkegiatan.

Kegiatan ini disambut antusias oleh siswa-siswa terutama kelas 4 yang baru pertama merasakan kegiatan perkemahan. Salah seorang wali murid juga menuturkan di media sosial anaknya sangat semangat mengikuti kegiatan ini, karena bisa melatih keterampilan anak, seperti memasak. Beliau juga berbangga selama mabit anaknya bisa tilawah sebanyak 2 juz.

Kepala sekolah, Lenny Mulyani sangat mengapresiasi khususnya bagi orangtua yang terlibat secara langsung dari awal sampai selesai acara.

Lenny menambahkan, pada masa pandemi bukan merupakan halangan bagi kita untuk terus berkreasi dan berkontribusi, justru menjadi tantangan untuk menjadi unggul dan terbaik.

“Setiap kegiatan diharapkan selalu ada pelajaran baik yang bisa diambil dan diamalkan untuk kehidupan sehari-hari, begitupun kegiatan ini. Setelah mengikuti kegiatan ini diharapkan siswa-siswi lebih terampil, mandiri, terbiasa melakukan qiyamul lail, amalan sunnah dan lebih pandai bersyukur”, tutup Lenny.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*