Siap Tatap Muka, Guru-guru SDIT Al-Fahmi Palu melaksanakan Vaksinasi Covid-19

 

Palu (14/03) — Mengikuti arahan Dinas Pendidikan Kota Palu Sulawesi Tengah, Guru-guru SDIT Al-Fahmi, melaksanakan Vaksinasi COVID-19.

Vaksinasi dilaksanakan di Puskesmas Birobuli Palu, yang beralamatkan di jalan Abdul Rahman Saleh, dimana Puskesmas tersebut merupakan Puskesmas terdekat dari lokasi sekolah SDIT Al-Fahmi, pada hari selasa, 9 Maret 2021 pukul 11.00, Sesuai dengan jadwal yg telah di tetapkan.

Vaksinasi tersebut di Pimpin langsung oleh Kepala Divisi SDM Yayasan Pendidikan Al-Fahmi Palu Ibu Rahmawati Ottoluwa dan Kepala Sekolah SDIT Al-Fahmi Mohamad Mulki beserta guru kelas lainnya, yang merupakan Shif 1, dari penjadwalan shif guru SDIT Al-Fahmi yg telah di tetapkan.

Menurut salah satu guru yg di vaksin, Wiwin Sawiah, sebelum di vaksin, di lakukan proses Screening terlebih dahulu, dimana para guru di berikan beberapa pertanyaan mengenai riwayat penyakit berat yang pernah di alaminya.

“Proses Vaksinasi ini sebagai ikhtiar menghadapi pandemi yang sudah kurang lebih satu tahun dan bentuk usaha untuk bisa melakukan pembelajaran tatap muka, di mana pembelajaran daring membuat anak-anak banyak tenggelam dengan gadget.” Kata Mohamad Mulki lagi.

Setelah di Vaksin, guru di minta beristirahat selama 30 Menit. Proses vaksinasi ini di lakukan sebagai bentuk usaha dalam memperjuangkan agar murid dapat kembali belajar normal sebagaimana seharusnya.

“Vaksinasi ini di lakukan beberapa gelombang, agar prosesnya tidak padat dan bertumpuk maka di lakukan secara shifting.” Ucap Mohamad Mulki.

“Alhamdulillah proses vaksinasi berjalan lancar dari beberapa guru yang melalui proses screening, ada 2 guru yang tidak di vaksin, karena pada saat proses screening tidak di perkenankan melakukan proses vaksinasi dan di sarankan untuk di obati terlebih dahulu, kemudian datang kembali untuk melaksanakan proses vaksinasi.” Lanjutnya.

“Vaksinasi kedua rencana akan di laksanakan pada tanggal 23 Maret 2021, harapannya setelah vaksinasi ini, Anak-anak kembali bisa belajar secara tatap muka, yang mana daring membuat anak-anak banyak bersentuhan dengan gadget.” Sambungnya.

Hingga hari ini belum di temukan efek samping dari hasil vaksinasi para guru tersebut selain rasa kantuk.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*