Suatu hari saat menjemput anak di sebuah sekolah taman kanak-kanak. Saat itu saya mendapati anak saya dengan wajah ada perban di keningnya. Tepatnya di kening sebelah kiri. Di perban itu ada warna kuning kemerahan sepertinya warna obat antiseptik. Dari jarak sepuluh meter terlihat jelas perban itu. Sebagai orang tua, saya tentu sangat khawatir. Kekhawatiran orang tua sebagai tanda sayang. Apalagi saat itu anak masih kecil, lagi sayang-sayangnya. Saya tidak mau gegabah. Khawatir dan marah memang ada. Namun saya tahan. Saya harus tahu duduk perkaranya sebelum beraksi. Dalam hal ini saya teringat dengan Selanjutnya …
